Jurusan Pendidikan Masyarakat (Penmas) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tengah menjalani proses pendampingan akreditasi dengan dukungan langsung dari Dekan, Wakil Dekan I bidang Akademik, serta Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh persyaratan dan standar yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi dapat terpenuhi secara optimal. Dalam proses ini, tim asesor internal kampus yang terdiri dari akademisi berpengalaman turut berperan aktif dalam memberikan bimbingan, evaluasi dokumen, serta validasi data yang diperlukan. Sebanyak tujuh asesor internal ditugaskan untuk membantu menyempurnakan persiapan akreditasi dengan memberikan masukan yang konstruktif.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Prof. Arwildayanto, M.Pd., menegaskan bahwa akreditasi bukan hanya sekadar pemenuhan administrasi, tetapi juga upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Akreditasi merupakan salah satu indikator utama dalam menilai mutu pendidikan di perguruan tinggi. Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap seluruh aspek penilaian dapat dipenuhi dengan baik sehingga hasil yang diperoleh maksimal,” ujarnya.
Wakil Dekan I, Dr. Pupung Puspa Andini, yang membidangi akademik, juga menyoroti pentingnya kelengkapan dokumen serta keakuratan data dalam proses akreditasi. Menurutnya, peran dosen sangat krusial dalam menjamin kualitas pembelajaran yang sesuai dengan standar nasional. “Kami terus mendorong agar aspek akademik, mulai dari kurikulum, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat, dapat didokumentasikan dengan baik dalam proses akreditasi ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III, Dr. Candra Cuga, M.Pd., yang membidangi kemahasiswaan, menekankan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa menjadi salah satu aspek penilaian penting. Ia menyatakan bahwa partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik dapat mencerminkan kualitas pendidikan di jurusan. “Mahasiswa memiliki peran penting dalam akreditasi. Keterlibatan mereka dalam berbagai program akademik maupun organisasi kemahasiswaan menjadi bukti nyata bagaimana lingkungan akademik di Jurusan Pendidikan Masyarakat berkembang,” jelasnya.
Pendampingan akreditasi ini mencakup beberapa tahapan strategis, termasuk simulasi asesmen lapangan dan diskusi mendalam mengenai pemenuhan standar akreditasi. Tim asesor internal fakultas, yang terdiri dari Prof. Dr. Ansar Made, M.Pd., dan Prof. Arwildayanto, M.Pd., melakukan tinjauan terhadap borang akreditasi yang telah disusun, serta memberikan rekomendasi perbaikan agar sesuai dengan kriteria yang ditetapkan lembaga akreditasi. Selain itu, pengecekan terhadap data penting, terutama dokumen yang tersimpan dalam tautan digital, juga dilakukan guna memastikan kelengkapan bukti yang dibutuhkan.
Para dosen dan tenaga kependidikan turut aktif dalam kegiatan pendampingan ini dengan bekerja sama secara kolaboratif dalam menyiapkan berbagai dokumen dan data yang diperlukan. Komitmen serta kerja keras seluruh pihak menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan akreditasi Jurusan Pendidikan Masyarakat. Dengan adanya pendampingan yang menyeluruh ini, pihak fakultas dan jurusan optimis bahwa Jurusan Pendidikan Masyarakat dapat meraih hasil akreditasi terbaik. Semua pihak berharap bahwa upaya yang telah dilakukan dapat memberikan hasil maksimal serta semakin memperkuat posisi Jurusan Pendidikan Masyarakat sebagai salah satu jurusan unggulan di fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo.
Silaturahmi bersama istri Almarhum Prof.Abdul Rahmat, M.Pd ini untuk menjalin hubungan yang baik serta dirangkaikan dengan perpisahan/ramah tamah mahasiswa program PMM dilingkungan Jurusan Penmas FIP UNG.
APENMASI merupakan wadah para pakar, peneliti, ilmuwan dan praktisi pendidikan masyarakat yang tersebar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta (PTN dan PTS) di seluruh tanah air.